TELAAH ULANG PENENTUAN WAKTU SALAT DI DAERAH SEKITAR KUTUB [1]
Abstrak
Penentuan awal waktu salat di daerah sekitar kutub memerlukan bahasan tersendiri. Hal ini karena perbedaan posisi harian matahari pada waktu-waktu tertentu dengan yang biasa dialami oleh daerah-daerah di sekitar khatulistiwa. Misalnya kondisi syafak pada saat Magrib bersambungan dengan Fajar; yang disebut dengan continous twilight. Matahari tetap di horizon tidak turun ke bawah ufuk sehingga posisi matahari tidak mencapai posisi -20° (kriteria awal waktu Isya dan Subuh). Ini menyebabkan awal waktu Isya dan Subuh tidak teridentifikasikan secara ilmu Falak. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut akan dikaji berbagai perdapat para ulama sehingga dihasilkan sulosi yang satu sisi punya landasan secara Syar’i dan aplikatif dalam pelaksanaannya.
Kata Kunci: Awal Waktu Salat, Waktu Puasa, Daerah Sekitar Kutub, Waktu Salat Yang Teridentifikasi, Panjang Siang