Tampilkan postingan dengan label Nurul Anwar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nurul Anwar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Mei 2010

Rukyatul Hilal Dalam Penetapan Awal Bulan Kamariah

Rukyatul Hilal Dalam Penetapan Awal Bulan Kamariah[1]









Abstrak
Perdebatan seputar penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah telah banyak menguras energi umat Islam Indonesia. Inti permasalahannya adalah pendefinisaian tentang hilal. Hilal merupakan patokan untuk memulai awal bulan Kamariah. Rasulullah saw mengisyaratkan memulai puasa Ramadan dan Idul Fitri ketika melihat hilal dan mengakhirinya ketika melihat hilal di akhir bulan. Jika terhalang awan, genapkanlah Syakban atau Ramadan menjadi tiga puluh hari. Dalam makalah ini diulas tentang pelaksanaan observasi hilal; rukyatul hilal. Perlu persiapan matang agar observasi yang dilaksanakan dapat memberikan hasil optimal. Selanjutnya dapat berkontribusi bagi pengembangan observasi awal bulan Kamariah di Indonesia.

Rabu, 20 Januari 2010

Catatan Idul Adha 1430 H: Serentak Merayakan Hari Raya Idul Adha 1430 H

Serentak Merayakan Hari Raya 
Idul Adha 1430 H[*]











Abstrak
Merupakan kebahagiaan kita bersama karena dapat  merayakan hari Raya Idul Adha 1430 H secara serentak. Hal ini karena pada hari Raya Idul Adha ini ketinggian hilal melebihi kriteria imkanur rukyah di samping itu garis tanggal 1 Zulhijah 1430 H kondisinya relatif sama antara Indonesia dan Arab Saudi. Sehingga tidak terdapat perbedaan antara perayaan hari Raya pada kedua negara tersebut. Kondisi saat ini “tertolong” karena posisi hilal semata tapi masih menyimpan potensi perbedaan di masa- masa mendatang.

Senin, 19 Oktober 2009

Takwim Hijriah Menurut Kitab Nur al-Anwar: Sistem Penanggalan Islam Berdasarkan Hisab Hakiki bi at-Tahqiqi

Takwim Hijriah Menurut Kitab Nur al-Anwar:
Sistem Penanggalan Islam Berdasarkan Hisab Hakiki bi at-Tahqiqi









Abstrak
Konsep kitab Nur al-Anwar tentang penanggalan Islam, dapat kita telusuri melalui rumusannya tentang penentuan permulaan hari, umur bulan Kamariah setiap bulannya, hilal, serta penetapan awal bulan. Permulaan hari di mulai dari terbenamnya Matahari. Sebagai kitab yang berdasarkan perhitungan Hakiki bi at-Tahqiqi; jumlah hari setiap bulannya tidak bersifat tetap atau konstan tetapi tergantung posisi hilal yang sebenarnya pada akhir suatu bulan itu. Dalam penentuan awal bulan, kitab Nur al-Anwar hanya sebagai alat atau metode perhitungan. Ia tidak menetapkan telah masuk atau belumnya new month. Setelah dilakukan perhitungan oleh hasib, selanjutnya hasiblah yang menentukan tentu saja berdasarkan kriteria yang diyakininya.